Sukabumi (ANTARA)- Sukabumi, Jawa Barat diguncang gempa dengan kekuatan 5,2 Skala Richter pada Minggu (21/8), pukul 23.54 WIB yang berpusat di Barat Daya Sukabumi dan sempat membuat panik warga yang merasakannya.
Menurut data Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika gempa tersebut berpusat di 7.57 LS-106.64 BT dengan kedalaman 35 Km di 78 km Barat Daya Sukabumi dengan kekuatan 5,2 SR.
Namun, sampai berita ini diturunkan, Senin dini hari, belum ada laporan kerusakan kepada pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi.
"Kami masih menunggu laporan dari satuan pelaksanan penanggulangan bencana di daerah dan sampai saat ini belum ada laporan kerusakan, tetapi kami terus bersiaga khawatir ada gempa susulan," kata Kepala BPBD Kabupaten Sukabumi, Ferry A Furqon kepada ANTARA, Senin pagi, saat dihubungi melalui telepon selulernya.
Gempa tersebut juga membuat panik warga Kelurahan Benteng, Kecamatan Warudoyong, Kota Sukabumi yang sempat berhamburan keluar rumah saat gempa berlangsung.
"Saya langsung lari keluar rumah karena takut dengan guncangannya yang cukup kuat. Pada saat gempa saya sedang menidurkan anak saya, gempa terasa sekitar dua detik," kata Leli seorang ibu rumah tangga.
Dituturkan Budi, salah seorang warga sekitar, gempa yang berpusat di Sukabumi ini getarannya cukup kuat dan sempat membuat panik keluargannya yang sedang tertidur pada saat kejadian.
Menurut data Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika gempa tersebut berpusat di 7.57 LS-106.64 BT dengan kedalaman 35 Km di 78 km Barat Daya Sukabumi dengan kekuatan 5,2 SR.
Namun, sampai berita ini diturunkan, Senin dini hari, belum ada laporan kerusakan kepada pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi.
"Kami masih menunggu laporan dari satuan pelaksanan penanggulangan bencana di daerah dan sampai saat ini belum ada laporan kerusakan, tetapi kami terus bersiaga khawatir ada gempa susulan," kata Kepala BPBD Kabupaten Sukabumi, Ferry A Furqon kepada ANTARA, Senin pagi, saat dihubungi melalui telepon selulernya.
Gempa tersebut juga membuat panik warga Kelurahan Benteng, Kecamatan Warudoyong, Kota Sukabumi yang sempat berhamburan keluar rumah saat gempa berlangsung.
"Saya langsung lari keluar rumah karena takut dengan guncangannya yang cukup kuat. Pada saat gempa saya sedang menidurkan anak saya, gempa terasa sekitar dua detik," kata Leli seorang ibu rumah tangga.
Dituturkan Budi, salah seorang warga sekitar, gempa yang berpusat di Sukabumi ini getarannya cukup kuat dan sempat membuat panik keluargannya yang sedang tertidur pada saat kejadian.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar