"Apalagi dengan tipu daya yang sangat berliku-liku," ujar Taufik usai mengisi acara Orientasi Kehidupan Kampus (OKK) UI 2011 di kampus UI Depok, Sabtu (20/8/2011).
Keprihatinan pria yang terkenal melalui puisinya ini, karena Nazaruddin terbilang masih sangat muda. Baginya, ini justru membuat bangsa semakin terpuruk. "Tapi apa yang bisa saya lakukan? Hanya berdoa dan menulis, saya masih menulis," katanya.
Lebih lanjut, Taufik menilai peran aparat penegak hukum harus maksimal. Terutama Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Menurutnya, KPK pada periode berikutnya, harus lebih baik. "Saya mengharapkan yang terbaik saja. Harapan itu dalam bentuk doa, apalagi yang saya bisa lakukan," lanjutnya.
Dia juga mengaku takjub dengan triliunan rupiah yang dibidik kepada Nazaruddin. Ketakjuban ini berdasarkan usia Nazaruddin yang masih muda namun mampu melakukan kejahatan yang luar biasa. "Ini 30 an tahun sudah seperti itu dengan jumlah yang luar biasa," katanya keheranan.
Dia melihat, ada sesuatu yang aneh dari kehidupan bangsa dewasa ini. Apalagi, masalah korupsi kini sudah menjangkit para generasi muda. "Memang menakjubkan. Jadi artinya biasanya korupsi dilakukan oleh mereka yang berumur 40 atau 50 tahun," katanya. [mvi]
Tidak ada komentar:
Posting Komentar