Sabtu, 20 Agustus 2011

Kader Golkar Kendari Diimbau Tidak ke Nasdem

Kendari (ANTARA) - Ketua Dewan Pimpinan Daerah II Partai Golkar Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, Bachrun Konggoasa melarang kader partai tersebut untuk bergabung ke Partai Nasional Demokrat.


"Kalau ada yang bergabung, maka kader tersebut dipersilahkan untuk memilih salah satunya, apakah mau ke Partai Nasdem atau tetap di Golkar," ujar Wakil Ketua DPRD Kota Kendari itu, Sabtu.
Ia mengatakan, saat ini, masih ada kader Golkar yang bergabung di Partai Nasdem.
"Untuk itu, kami melarang kader tersebut untuk bergabung ke Nasdem sebab dalam tata tertib partai tidak boleh ada dualisme kiblat politik," ujarnya.
Ketika ditanya berapa jumlah kadernya yang bergabung di Partai Nasdem, Bachrun Konggoasa tidak merincinya.
"Yang jelas ada beberapa orang yang masih bergabung di Partai Nasdem," ujarnya.
Ia mengatakan, berdasarkan keputusan Dewan Pimpinan Pusat Partai Golkar, kader partai tersebut dilarang lagi bergabung ke Partai Nasdem sejak 11 Agustus 2011.
"Kalau masih ada kader yang masih tercatat di partai lain, maka penentuan sanksinya kita kembalikan ke DPP Golkar," ujarnya

Bachrun mengatakan, pihaknya tidak memaksakan kader Partai Golkar untuk bergabung ke Partai Nasdem, yang jelas kader tersebut harus keluar dari keanggotaan.
"Kalau nanti kita masih temukan maka kita akan mempersilakan kader tersebut untuk memilih, apakah mau ke Partai Nasdem atau ke Partai Golkar," katanya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar